Jumat, 01 Februari 2013

Solusi Apa Polusi


selamat pagi, sahabatku....
apakah pagi ini kalian sudah membuat orang lain untuk "berputus asa akan rahmat Allah" ? dengan sedikit menebarkan kebingungan di akal mereka, kemudian memberi 'solusi ilmiah' yang berbentuk 'polusi ilmiah'.

kalau belum, mari kita tanyakan pada diri kita masing2 :

"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"
"Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya."
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"
(Ar Rahmaan: 16-18)

kalau jawabannya bisa dijawab selain pakai akal, coba pakai hati masing-masing....

Bertanya Pada Jawaban



ketika manusia dalam keadaan Gerhana yaitu gerhana Manusia
dimana cahaya Tuhan terhalang oleh dosa-dosa manusia itu sendiri
harapan apa yang engkau inginkan wahai manusia
engkau sengaja menjahui-Nya yang selalu merindukanmu
atau karena bla bla bla....
alasan apalagi yang akalmu akan ajukan pada Dia yang maha mengetahui
teruskan....
teruskanlah dirimu menipu dirimu sendiri hingga mati
akankah begitu seterusnya
aku yakin jawaban kita adalah TIDAK bertanda seru tiga kali dan bisa lebih
kalau perlu kita berteriak untuk itu
ayo...
ayo kemana
ku melihatmu sedang statis dalam status
apa...
bertanyalah pada jawaban bukan padaku yang tak tahu
sudah

Demo Pada Tuhan



Semua orang miskin di dunia demo besar-besaran, mendemo Tuhan untuk turun dari kursi-Nya. katanya Dia enggak pecus ngurus manusia di bumi, buktinya mereka tetap miskin seumur hidupnya. Malaikat Jibril sebagai juru bicara (jubir) Tuhan berkata, "kalian ini apa-apana sih ? pakek demo segala. emang kalian hidup disuruh untuk kaya ? 'kan udah diberikan semuanya untuk kalian. Mintalah sama manusia yang sudah pada kaya-kaya ! karena sebagian harta kalian dititipkan pada mereka."

Hari berikutnya gantian orang kaya yang berdemo pada Tuhan. Memprotes, ngapain coba malaikat nyuruh-nyuruh orang-orang miskin untuk minta harta pada mereka. Sebab, harta mereka adalah hasil kerja keras mereka sendiri. Malaikat (jubir Tuhan) tersenyum, "emangnya kalian akan mati kalo hanya menyumbangkan separuh harta kalian pada mereka (orang miskin) ? toh itu tidak akan menurunkan derajat kalian sebagai manusia."

kata orang yang sudah tua, "manusia kok aneh ya ? kecintaannya pada diri mereka sendiri melupakan manusia yang ada disekitarnya. Banyak sekali alasan mereka untuk mengukuhkan kesombongannya atas kekikiran dan kebodohan mereka."
"ah, Anda! Anda bisa ngomong begitu 'kan karena seumur hidupmu enggak pernah bekerja dan enggak pernah merasakan nikmatnya hidup didunia. Dasar orang kere !!!" "emangnya Anda tahu cara menikmati hidup di dunia ? saya sangat menikmati kehidupan ini, tanpa harus dibuat pusing oleh dunia." "lihat keluargamu yang gak karuan itu hidupnya, menyusahkan manusia lain kok bangga." "yang penting 'kan bisa beribadah kepada Tuhan, daripada Anda, yang hanya berfoya-foya tanpa memerdulikan manusia di sekitarmu !"
"hey kalian...sedang membicarakan apa sih ? yang satu jadi orang miskin bangga. Dan anda, orang kaya yang sombong juga bangga ? buat apa kebanggaan kalian itu ???" — di Negeri Mimpi.

Salam cinta dari putramu, Ibu



status ibu status ibu status ibu
goa tempat pertama ku beruzlah
Jalan lahir menuju dunia
lumbung makanan teristimewa
Telapak kakinya simbol surga
Guru tercantikku
Anugerah tiada tara dari Tuhan
Status ibu status ibu status ibu
Entah kenapa hanya satu hari
Ini bentuk cinta ataukah kasih sayang
Mungkin karena sekali engkau melahirkanku
Atau mungkin si hari tak pernah dilahirkan ibu
Status ibu status ibu status ibu
Oh ibu pertiwi
Oh ibu negara
Oh ibu istri ayahku
hormat kami tidak satu hari
Status ibu status ibu status ibu
Aku tak tahu sejarah
Karena jas merah ibu panjang
Tenyata ibu pakai kebaya, itu dulu
Jalan pelan namun pasti
Sampai kami tak sanggup sabar menanti
Maaf ibu, engkau terpelajar karena satu hari
Itu kata mereka, bukan kataku
Status ibu status ibu status ibu

Salam cinta dari putramu, Ibu
22 12 2012

JILBAB VS JIL


jilbab kepala - jilbab dada
jilbab hati - jilbab akal
jilbab nafsu syetan - jilbab dunia fana
jilbab....kerudung...satir....hijab...penutup....pelindung....penghias...
cantik

jangan diartikan JIL-BAB, karena itu jilbab islam rahmatal lil'alamin...
“Hijab is my pride”, “Hijab is my right” dll - "dunia fashion martabat”
apalagi jilbab aliran
aliran liberal aliran radikal aliran plural aliran komunis aliran kapitalis aliran eksploitasi

"katanya wanita/perempuan itu senjata ampuh - bukan empu - setan , mas ?"
" juga untuk menghindari perzinaan dan fitnah pada wanita."
"kalo wanita itu empu setan, berarti anda dilahirkan oleh apa ?"
"yang menzinai itu kelamin laki-laki atau wanita, dan kalo 'itu'-mu gak di keluarkan apa bisa berbisa ? kemudian, fitnah itu obyeknya atau persangkaanmu, bung ?"
"ah ! anda itu kayak agamawan aja, bahas jilbab segala."
"di mal, supermarket, dan kantor-kantor itu, jilbabnya menyesuikan momentum yang ada. misalnya, kalo lebaran, kerudungnya/jilbabnya agak rapat; kalo natal, jilbabnya ditambahi topi santa claus; ketika imlek, ya jilbabnya di-imlek-kan."
"hahahaha....anda jangan nyinggung-nyinggung masalah feminisme lho..."
"kenapa ?"
"anda kan maskulinisme. hihihihi...."